Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Intel Lampaui Ekspektasi Q4, Tapi Saham Tertekan oleh Outlook 2026

Intel Lampaui Ekspektasi Q4, Tapi Saham Tertekan oleh Outlook 2026

Tim Editor, 25/01/2026

Saham Intel Corporation (INTC) mengalami tekanan pasar signifikan setelah rilis laporan keuangan kuartal IV tahun fiskal 2025. Meskipun hasil pendapatan dan laba per saham melampaui ekspektasi analis, panduan perusahaan untuk kuartal pertama 2026 dianggap kurang menggembirakan, memicu aksi jual kuat di pasar saham Amerika Serikat.

Dalam laporan Q4 2025, Intel mencatat pendapatan sekitar US$13,7 miliar, sedikit lebih tinggi dari perkiraan analis dan menunjukkan bahwa perusahaan masih mampu mengatasi tekanan industri yang kompleks. Angka pendapatan ini turun sekitar 4% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, namun masih berada di atas kisaran estimasi pasar. Sementara itu, pendapatan disesuaikan (non-GAAP EPS) mencapai USD 0,15 per saham, melampaui ekspektasi konsensus analis yang lebih rendah.

Meskipun Intel berhasil mengalahkan ekspektasi pasar untuk Q4, hal ini tidak cukup mencegah sentimen negatif pasar terhadap masa depan perusahaan. Investor fokus pada panduan kuartal pertama 2026 yang diproyeksikan jauh di bawah estimasi, dengan Intel memperkirakan pendapatan di kisaran US$11,7 miliar hingga US$12,7 miliar dan laba per saham non-GAAP yang mendekati breakeven atau bahkan negatif. Panduan tersebut dianggap mengecewakan karena berada di bawah ekspektasi analis, sehingga menimbulkan keraguan tentang kemampuan Intel mempertahankan momentum pertumbuhan.

Sentimen lemah turut diperparah oleh kekhawatiran seputar tantangan rantai pasok dan kemampuan produksi, terutama dalam memenuhi permintaan yang terus meningkat untuk chip berperforma tinggi di pusat data dan aplikasi kecerdasan buatan. Perusahaan memperingatkan bahwa hambatan pasokan diperkirakan akan tetap ada setidaknya hingga kuartal II, sebelum mulai pulih. Kekhawatiran ini diperparah oleh perlambatan di segmen komputasi klien (PC), di mana permintaan masih menunjukkan tren menurun.

Respons pasar terhadap panduan tersebut sangat tajam. Saham Intel turun lebih dari 12% hingga 17% dalam satu sesi, mencerminkan reaksi investor terhadap kombinasi panduan lemah, prospek pertumbuhan yang tidak pasti, dan tantangan struktural dalam kompetisi global chipset dengan rival seperti Nvidia dan AMD. Banyak analis mencatat bahwa meskipun Intel menunjukkan kekuatan di segmen Data Center & AI, tantangan di lini PC serta tekanan marjin membuat prospek jangka pendek lebih rumit.

Situasi ini menjadi pengingat bahwa pergerakan saham teknologi tidak hanya ditentukan oleh hasil saat ini, tetapi juga oleh ekspektasi pasar terhadap arah pertumbuhan ke depan. Bagi investor yang aktif memantau dinamika pasar Amerika Serikat, pergerakan saham AS, aset kripto, dan emas digital dapat kamu cek secara real-time melalui aplikasi Nanovest. Dengan menggunakan Nanovest, investor Indonesia bisa mengikuti pergerakan pasar global dalam satu platform yang intuitif.

Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi, Nanovest menawarkan platform yang memungkinkan eksplorasi berbagai koin kripto populer dan altcoin lainnya. Nanovest merupakan aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman, menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia yang ingin menggabungkan kedua instrumen investasi dalam satu aplikasi. Selain itu, bagi investor pemula, aset kamu terproteksi dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas, memberikan rasa aman saat memulai perjalanan investasi. Nanovest juga telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Informasi lebih lanjut bisa kamu temukan di www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest tersedia untuk diunduh pada Play Store maupun App Store, siap membantu investor Indonesia memanfaatkan tren pasar global secara fleksibel serta aman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Perkenalkan Layanan KA YIA PSO, KAI Bandara Kembali Hadirkan “Teman Istimewa” Bersama Difabelzone
  • Harga Emas Masih Volatil, Dupoin Futures Soroti Risiko Koreksi XAU/USD
  • Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Sudirman Semanggi Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih
  • Amid Historic Flooding, ASSIST and Corporate Partners Push Forward on Watershed and Wetland Conservation Across Luzon
  • Keyfield Announces USD24.7 Million Acquisition Of Inai Kenanga, One Of Asia’s Mega Trailing Suction Hopper Dredgers

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes