Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Kementerian PU Pulihkan Konektivitas Aceh, Sejumlah Jembatan Terdampak Banjir Kembali Fungsional

Kementerian PU Pulihkan Konektivitas Aceh, Sejumlah Jembatan Terdampak Banjir Kembali Fungsional

Tim Editor, 17/01/2026

JAKARTA, 17 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat langkah penanganan darurat pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh. Fokus utama saat ini adalah memulihkan akses pada tujuh jembatan putus di ruas vital Batas Bireuen/Bener Meriah – Batas Bener Meriah/Aceh Tengah – Kota Takengon.

Hingga saat
ini, lima dari tujuh jembatan tersebut telah kembali fungsional, yakni Jembatan
Alue Kulus, Jembatan Krueng Rongka, dan Jembatan Weihni Lampahan. Sementara
itu, dua jembatan lainnya, yaitu Jembatan Weihni Enang-Enang dan Jembatan Jamur
Ujung, sedang dalam proses penanganan darurat menggunakan Jembatan Bailey.

Menteri PU,
Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan konektivitas jalan dan jembatan
merupakan prioritas utama pemerintah dalam situasi tanggap darurat guna
menjamin kelancaran distribusi logistik dan aktivitas warga.

“Konektivitas
adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Dalam kondisi bencana, yang terpenting
adalah memastikan akses tetap terbuka agar mobilitas warga, bantuan
kemanusiaan, dan distribusi logistik tidak terhenti,” ujar Menteri Dody.

Progres
Penanganan Lintas Tengah (Bireuen – Takengon)

Di jalur lintas
tengah ini, akses Batas Bireuen – Takengon sudah tembus secara fungsional
melalui jalan alternatif. Khusus untuk Jembatan Jamur Ujung, pemasangan
Jembatan Bailey saat ini memasuki tahap pengujian beban (loading test)
sebelum dibuka sepenuhnya untuk umum.

Selain itu,
Ruas Jalan Kota Bireuen – Batas Bireuen/Bener Meriah juga telah terhubung
kembali sejak 18 Desember 2025. Hal ini tercapai setelah pemasangan Jembatan
Bailey di Teupin Mane dan penanganan sementara pada titik longsoran selesai
dilakukan.

Penanganan
intensif juga dilakukan pada Ruas Geumpang – Pameue – Genting Gerbang – Simpang
Uning. Segmen Geumpang hingga Genting Gerbang kini sudah dapat dilalui
kendaraan.

Untuk segmen
Genting Gerbang – Simpang Uning, lalu lintas dialihkan sementara ke jalur
alternatif via Angkup untuk menghindari Jembatan Titi Merah dan Jembatan Krueng
Pelang yang rusak berat. Pemasangan Jembatan Bailey di Krueng Pelang terus
dikebut dan ditargetkan fungsional pada 16 Januari 2026.

Di lokasi lain,
Kementerian PU mencatat sejumlah pemulihan akses signifikan:

· Ruas Meureudu – Batas Pidie Jaya/Bireuen: Akses fungsional total untuk semua kendaraan sejak 12 Desember
2025 setelah penimbunan oprit jembatan rampung.

· Ruas Kota Bireuen – Batas Aceh Utara: Konektivitas pulih menggunakan Jembatan Bailey Krueng Tingkem
(kapasitas 30 ton) sejak 27 Desember 2025, serta jalur alternatif Jembatan
Bailey Awe Geutah yang fungsional sejak 19 Desember 2025.

Konektivitas
Wilayah Gayo dan Aceh Tenggara

Kementerian PU
juga memastikan konektivitas di wilayah pegunungan Gayo hingga ke selatan Aceh
terus terjaga. Pada Ruas Batas Aceh Tengah/Nagan Raya – Lhok Seumot – Jeuram,
kendaraan roda dua dan empat sudah dapat melintas via Jembatan Bailey Krueng
Beutong sejak 9 Januari 2026.

Jalur
penghubung Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara – Kota Kutacane pun telah terhubung
kembali. Hal ini menyusul penanganan sembilan titik longsor dan pemasangan
Jembatan Bailey di Lawe Mengkudu I serta Lawe Penanggalan yang fungsional sejak
29 Desember 2025.

Meskipun sempat
terjadi longsor susulan pada 3 Januari 2026 di ruas Blangkejeren – Batas Gayo
Lues, tim di lapangan berhasil menangani hambatan tersebut sehingga jalur
kembali terbuka pada 9 Januari 2026. Kini, ruas Genting Gerbang – Celala hingga
ke perbatasan Aceh Tenggara telah kembali fungsional.

Kementerian PU
berkomitmen untuk terus memperkuat penanganan di lapangan, baik melalui
penyediaan jembatan darurat maupun persiapan konstruksi permanen, agar
pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh dapat berjalan berkelanjutan.

Program kerja ini
merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan
ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • VIETNAM WEDDING WEEK 2026 BRINGS TOGETHER 7 RUNWAY SHOWS AND ARTISTS TO SHAPE AN IMMERSIVE RUNWAY EXPERIENCE
  • VIETNAM WEDDING WEEK 2026 BRINGS TOGETHER 7 RUNWAY SHOWS AND ARTISTS TO SHAPE AN IMMERSIVE RUNWAY EXPERIENCE
  • VIETNAM WEDDING WEEK 2026 BRINGS TOGETHER 7 RUNWAY SHOWS AND ARTISTS TO SHAPE AN IMMERSIVE RUNWAY EXPERIENCE
  • Satu Bulan Menuju Indoindians Diwali Bazaar 2026, Tiket Early Bird Buy 1 Get 1 Free Resmi Dibuka
  • Telkom AI Center Makassar Dorong UMKM Optimalkan Konten Instagram dengan AI

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes