Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Usai Rilis Inflasi AS, Emas Diprediksi Masih Menguat

Usai Rilis Inflasi AS, Emas Diprediksi Masih Menguat

Tim Editor, 14/01/2026

Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. Meskipun demikian, emas sempat mengalami koreksi terbatas pada sesi sebelumnya. XAU/USD tercatat diperdagangkan di level USD 4.590 atau melemah sekitar 0,15 persen pada Selasa (13/1), setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi di kisaran USD 4.634. Penurunan tipis tersebut dipicu oleh data inflasi AS yang menunjukkan stabilitas tekanan harga.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, menyampaikan bahwa pelemahan harga emas yang terjadi masih berada dalam batas wajar dan belum mengubah arah tren utama. Berdasarkan kajian teknikal yang menggabungkan pola candlestick dan indikator Moving Average, pergerakan emas masih berada dalam tren naik. Formasi harga yang terbentuk mengindikasikan dominasi minat beli, sejalan dengan sentimen global yang terus mendukung emas sebagai aset lindung nilai.

Andy Nugraha menambahkan, selama harga mampu bertahan di atas level support terdekat, peluang penguatan lanjutan masih terbuka. Ia memproyeksikan bahwa jika dorongan bullish tetap terjaga, XAU/USD berpotensi bergerak naik hingga mendekati area USD 4.650. Level tersebut dinilai sebagai target kenaikan jangka pendek yang cukup signifikan secara teknikal. Namun, jika harga gagal mempertahankan momentum dan muncul tekanan jual, koreksi jangka pendek berpeluang membawa emas turun ke sekitar level USD 4.565.

Dari sisi fundamental, harga emas kembali memperoleh sentimen positif pada awal sesi Asia Rabu dengan pergerakan naik ke kisaran USD 4.600. Kenaikan ini dipengaruhi oleh meningkatnya ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga AS, menyusul data inflasi yang dirilis di bawah perkiraan. Laporan Indeks Harga Konsumen AS menunjukkan inflasi inti hanya meningkat 0,2 persen secara bulanan, lebih rendah dari estimasi 0,3 persen, serta stabil secara tahunan di level 2,6 persen.

Situasi tersebut memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve masih memiliki ruang untuk melanjutkan kebijakan pelonggaran moneter tahun ini. Lingkungan suku bunga yang lebih rendah cenderung mengurangi opportunity cost dalam memegang emas, sehingga meningkatkan daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil. Di sisi lain, meningkatnya ketidakpastian geopolitik global juga turut menopang permintaan emas sebagai aset aman.

Namun demikian, penguatan dolar AS masih menjadi faktor pembatas bagi kenaikan harga emas dalam jangka pendek. Indeks Dolar AS tercatat menguat ke level 99,15, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun justru mengalami penurunan ke sekitar 4,17 persen. Pelaku pasar kini menantikan rilis data Penjualan Ritel dan Indeks Harga Produsen AS sebagai acuan tambahan terkait arah kebijakan suku bunga. Secara keseluruhan, Andy Nugraha menilai prospek pergerakan emas hari ini masih cenderung positif dengan peluang mempertahankan tren bullish.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • Cebuana Lhuillier, NDRRMC Champion Community Resilience with Nationwide Disaster Preparedness Day
  • Tuntaskan 4 Proyek ECRL Malaysia, PLN NPC Perkuat Rekam Jejak EPC Global
  • Cara Belajar Cyber Security Mudah dari Nol
  • Presiden Prabowo Didampingi Kapolri dan Kapolda NTT Kunjungi Pengungsian Nagekeo, Cek Dapur Lapangan dan Penyediaan Air Bersih
  • Semarak HUT ke-81 RI, Adapundi Turut Meriahkan Panjat Pinang Kalimalang 2026

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes