Skip to content
Asiadailies
Asiadailies

Daily update from Asia

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Vietnam
  • Australia
Asiadailies

Daily update from Asia

Risiko Digital Fatigue dan Cara Menguranginya

Risiko Digital Fatigue dan Cara Menguranginya

Tim Editor, 06/06/202512/08/2026

Digital fatigue merupakan kondisi kelelahan mental dan fisik yang timbul akibat terlalu lama terpapar perangkat digital. Gejala yang sering muncul, antara lain, mata lelah dan kering, sakit kepala yang berkelanjutan serta sulit berkonsentrasi. Rasa kewalahan dengan notifikasi yang terus masuk juga dapat menimbulkan rasa cemas, hingga kesulitan beristirahat dan tidur di malam hari.

Sobat #SadarRisiko pernah merasa lelah setelah seharian
bekerja di depan layar atau menghadiri banyak rapat virtual? Jika iya, mungkin
sobat #SadarRisiko sedang mengalami digital fatigue atau
kelelahan digital.

Apa itu digital fatigue?

Digital fatigue merupakan kondisi kelelahan
mental dan fisik yang timbul akibat terlalu lama terpapar perangkat digital.
Gejala yang sering muncul, antara lain, mata lelah dan kering, sakit kepala
yang berkelanjutan serta sulit berkonsentrasi. Rasa kewalahan dengan notifikasi
yang terus masuk juga dapat menimbulkan rasa cemas, hingga kesulitan
beristirahat dan tidur di malam hari.

Jika dibiarkan, digital fatigue bisa
berdampak serius pada kesehatan dan produktivitas. Beberapa risiko
yang mungkin timbul:

1. Kesehatan
mental bisa terganggu akibat terlalu banyak informasi digital yang membuat
otak kita kewalahan memprosesnya, yang kemudian memicu stres dan
kecemasan.

2. Produktivitas
kerja menurun karena saat mengalami kelelahan digital, kemampuan kita
untuk fokus dan mengambil keputusan menjadi berkurang.

3. Kesehatan
fisik terganggu akibat terlalu lama berinteraksi dengan perangkat digital
yang menyebabkan gangguan tidur, nyeri otot, dan masalah penglihatan.

Lalu bagaimana cara untuk #KurangiRisiko digital
fatigue
?

Ada beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan untuk
menguranginya:

1. Terapkan
aturan “20-20-20” yaitu untuk setiap 20 menit bekerja di depan layar,
luangkan waktu 20 detik untuk melihat objek yang berjarak 20 meter. Cara
ini efektif untuk mengurangi ketegangan mata.

2. Atur
jadwal Digital Detox dengan menetapkan waktu khusus tanpa gadget setiap
harinya. Misalnya, dengan tidak menggunakan ponsel, tablet atau laptop
saat sedang makan dan satu jam sebelum tidur.

3. Optimalkan
lingkungan kerja dengan memastikan pencahayaan ruangan cukup dan posisi
layar sejajar dengan mata, serta dengan menggunakan filter cahaya biru
pada perangkat digital yang digunakan.

4. Batasi
waktu rapat virtual dengan menyisipkan jeda 5-10 menit di tengah-tengah
rapat virtual yang berlangsung lama.

Pahami
prioritas bekerja dan kelola notifikasi gadget dengan bijak.

Sobat #SadarRisiko, pada era digital saat ini, menghindari
penggunaan teknologi secara total memang sangat sulit dan bahkan tidak mungkin.
Namun penggunaan teknologi secara bijak dan sehat harus tetap diutamakan.

Dengan #SadarRisiko digital fatigue dan
menerapkan langkah-langkah pencegahan, kita bisa terus produktif tanpa
mengorbankan kesehatan fisik dan mental. Ingatlah, bahwa teknologi seharusnya
membantu, bukan membebani hidup kita. Mari Sobat #SadarRisiko mulai terapkan
kebiasaan digital yang lebih sehat dari sekarang dengan #KurangiRisiko digital
fatigue
.

Ikuti terus media sosial dan artikel-artikel MASINDO dan
tetap #SadarRisiko untuk hidup lebih sehat dan
seimbang!

Indonesia

Post navigation

Previous post
Next post

Recent Posts

  • HREX 2026: The Philippines’ First-Ever Premier HR Solutions Expo to Debut at SMX Convention Center This September
  • Bekali Talenta Digital dengan Keterampilan Analisis Data, Telkom AI Center Bali Hadirkan Pelatihan Python Fundamental
  • Transaksi Kripto Turun 33%, tapi Investor Bertambah: Pasar RI Masih Menjanjikan?
  • KAI Logistik Kenalkan Green Logistics di Acara Green Movement Bersama Komunitas Peduli Lingkungan
  • KAI Bandara Layani 84 Ribu Penumpang Selama Libur Maulid Nabi, Mobilitas Masyarakat Tetap Lancar

Recent Comments

  1. Karma Focken on BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
  2. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023

Categories

  • Australia
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Phillipines
  • Singapore
  • Thailand
  • Uncategorized
  • Vietnam
©2026 Asiadailies | WordPress Theme by SuperbThemes