{"id":44301,"date":"2026-05-11T19:04:05","date_gmt":"2026-05-11T10:04:05","guid":{"rendered":"https:\/\/asiadailies.biz\/?p=44301"},"modified":"2026-05-11T19:04:05","modified_gmt":"2026-05-11T10:04:05","slug":"krakatau-international-port-pastikan-kesiapan-rantai-pasok-baja-dukung-program-hilirisasi-krakatau-steel-group","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiadailies.biz\/?p=44301","title":{"rendered":"Krakatau International Port Pastikan Kesiapan Rantai Pasok Baja Dukung Program Hilirisasi Krakatau Steel Group"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, 11 Mei 2026 &#8211; Seiring dengan keberhasilan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk\/Krakatau Steel Group dalam memperkuat fundamental perusahaan melalui proses restrukturisasi keuangan, Krakatau Bandar Samudera (KBS)\/Krakatau International Port (KIP) sebagai anak perusahaan dari Krakatau Steel Group mengambil peran strategis dalam memastikan kesiapan rantai pasok industri baja nasional. Peran ini menjadi krusial dalam mendukung implementasi program hilirisasi Krakatau Steel Group yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, sejalan dengan arah transformasi perusahaan melalui inisiatif KRAS Reborn yang menitikberatkan pada penguatan fondasi bisnis dan peningkatan daya saing.<\/p>\n<p>Penguatan<br \/>\nfundamental perusahaan tersebut menjadi momentum penting bagi Krakatau Steel<br \/>\nGroup untuk mendorong peningkatan kinerja operasional secara menyeluruh. Dalam<br \/>\nkerangka KRAS Reborn, kesiapan infrastruktur logistik dan kepelabuhanan menjadi<br \/>\nsalah satu pilar utama dalam memastikan keberlanjutan proses produksi dan<br \/>\ndistribusi baja nasional, sekaligus mendukung terciptanya ekosistem industri<br \/>\nyang lebih efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan.<\/p>\n<p><b>Peran Strategis Krakatau International Port dalam Rantai<br \/>\nPasok Baja<\/b><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p>Noor<br \/>\nFuad, Direktur Utama PT KBS meyatakan,\u201dSebagai pengelola infrastruktur<br \/>\nkepelabuhanan dalam ekosistem Krakatau Steel Group, KIP memegang peran vital<br \/>\ndalam memastikan dan mendukung penuh kelancaran arus bahan baku dari sisi<br \/>\nkepelabuhan &amp; logistik atas rencana hilirisasi baja. Selain itu KIP juga berfungsi<br \/>\nsebagai simpul utama yang menghubungkan sumber daya bahan baku dengan fasilitas<br \/>\nproduksi serta jalur distribusi ke pasar domestik maupun internasional\u201d.<\/p>\n<p>Melalui<br \/>\npenguatan kapasitas dermaga dan sistem logistik yang terintegrasi, \u201cKIP terus<br \/>\nmendorong peningkatan efisiensi operasional, baik dari sisi waktu distribusi<br \/>\nmaupun biaya logistik. Kesiapan ini menjadi fondasi penting dalam mendukung<br \/>\npeningkatan kapasitas produksi Krakatau Steel, termasuk optimalisasi fasilitas<br \/>\nHot Strip Mill (HSM) yang ditargetkan mencapai 120.000 ton per bulan\u201d lanjut<br \/>\nNoor Fuad.<b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p><b>Hilirisasi<br \/>\nIron Sand untuk Carbon Steel Slab &amp; Billet<\/b><\/p>\n<p>Indonesia<br \/>\nmemiliki potensi besar dalam pengembangan iron sand sebagai bahan baku industri<br \/>\nbaja, dengan total cadangan mencapai sekitar 941 juta ton. Konsentrasi terbesar<br \/>\nberada di Pulau Jawa dengan estimasi sekitar 399 juta ton, yang memberikan<br \/>\nkeuntungan geografis bagi Krakatau Steel dalam mendekatkan sumber bahan baku<br \/>\ndengan fasilitas produksi. Dalam mendukung pemanfaatan potensi tersebut, peran<br \/>\nKBS menjadi penting dalam memastikan kelancaran model transportasi iron sand<br \/>\ndari lokasi sumber menuju fasilitas produksi. Infrastruktur dermaga yang<br \/>\nmemadai memungkinkan proses logistik berjalan lebih efisien, sehingga<br \/>\nhilirisasi iron sand menjadi produk carbon steel slab dan billet dapat<br \/>\ndilakukan secara optimal.<b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p><b>Hilirisasi<br \/>\nNikel untuk Stainless Steel Slab<\/b><\/p>\n<p>Selain<br \/>\niron sand, Indonesia juga memiliki keunggulan dalam sumber daya nikel dengan<br \/>\ncadangan mencapai sekitar 42 persen dari total cadangan dunia atau setara<br \/>\ndengan sekitar 5,3 miliar ton. Sebaran cadangan yang berada di wilayah Sulawesi<br \/>\ndan Maluku Utara membutuhkan dukungan logistik yang kuat agar distribusi bahan<br \/>\nbaku dapat berjalan dengan lancar.Dalam hal ini, Krakatau Bandar Samudera<br \/>\nberperan dalam memastikan konektivitas logistik antar wilayah tetap terjaga.<br \/>\nInfrastruktur dermaga yang terintegrasi memungkinkan distribusi nikel dilakukan<br \/>\nsecara lebih efisien, tepat waktu dan sekaligus mendukung pengembangan produk<br \/>\nstainless steel melalui proses hilirisasi yang berkelanjutan.<b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p><b>Sinergi dalam Mendukung Transformasi Krakatau Steel Group<\/b><\/p>\n<p>Peran KIP \u00a0dalam penguatan sistem kepelabuhanan dan<br \/>\nlogistik merupakan bagian dari sinergi antar entitas dalam Krakatau Steel<br \/>\nGroup. Dukungan ini memastikan bahwa setiap peningkatan kapasitas produksi di<br \/>\nsisi hulu diiringi dengan kesiapan distribusi di sisi hilir.<\/p>\n<p>Melalui pendekatan yang terintegrasi,<br \/>\nKrakatau Steel Group berupaya menciptakan ekosistem industri baja yang efisien,<br \/>\nadaptif, dan mampu menjawab kebutuhan pasar nasional maupun global. Kesiapan<br \/>\nrantai pasok yang didukung oleh infrastruktur dermaga menjadi salah satu pilar<br \/>\nutama dalam mendorong keberhasilan program hilirisasi.\u00a0<\/p>\n<p>Ke depan, Krakatau Steel Group<br \/>\noptimistis bahwa penguatan peran Krakatau Bandar Samudera dalam sistem logistik<br \/>\nakan semakin mempercepat implementasi program hilirisasi. Dengan rantai pasok<br \/>\nyang semakin andal dan terintegrasi, Perseroan diharapkan mampu meningkatkan<br \/>\nefisiensi operasional, memperkuat kemandirian industri, serta meningkatkan daya<br \/>\nsaing Indonesia dalam industri baja global.<\/p>\n<p>Selanjutnya Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama PT Krakatau<br \/>\nSteel (Persero) Tbk\/Krakatau Steel Group menyatakaan, \u201c Di balik<br \/>\nkokohnya setiap lembar baja yang kami tempuh, terdapat denyut nadi logistik<br \/>\nyang tak pernah terhenti. KIP bukan sekadar anak usaha; KIP adalah perpanjangan<br \/>\ntangan kami dalam menyentuh cakrawala. Sinergi ini adalah sebuah simfoni antara<br \/>\nkekuatan industri dan ketangkasan maritim, di mana setiap arus yang mengalir di<br \/>\ndermaga adalah napas yang menghidupkan visi besar Krakatau Steel Group untuk<br \/>\nkedaulatan industri nasional\u2019.<\/p>\n<p>Sehubungan visi masa depan yang berkelanjutan, Dr.<br \/>\nAkbar Djohan yang juga menjabat sebagai<br \/>\nChairman IISIA dan ALFI\/ILFA menegaskan kembali,\u201d &#8220;Kita<br \/>\ntidak hanya sedang menulis laporan tahunan, kita sedang mengukir jejak sejarah<br \/>\ndi atas hamparan biru laut Cilegon. Inovasi yang diusung oleh KIP adalah<br \/>\nmanifestasi dari filosofi kami yaitu tumbuh dengan kearifan, bergerak dengan<br \/>\nteknologi. Dukungan Krakatau Steel Group terhadap kemandirian logistik KIP<br \/>\nadalah janji kami kepada generasi mendatang, bahwa industri nasional akan terus<br \/>\nberlayar menuju ufuk keberhasilan dengan layar yang terkembang dan tekad yang<br \/>\nsekeras baja&#8221;. <\/p>\n<p>Lebih lanjut, Dr. Akbar Djohan menjelaskan bahwa<br \/>\npeta jalan transformasi yang dijalankan Krakatau Steel Group saat ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo<br \/>\nSubianto. Fokus utama Krakatau Steel Group adalah<br \/>\nmendukung akselerasi industrialisasi dan memperkokoh ketahanan ekonomi nasional<br \/>\nmelalui penguatan sektor baja sebagai fondasi utama pembangunan.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/3743386b-99f7-4ecd-a29b-1bd216427c99\/a7c3c629-d0a4-4c63-bbdf-d9a66f7418fc\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 11 Mei 2026 &#8211; Seiring dengan keberhasilan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk\/Krakatau Steel Group dalam memperkuat fundamental perusahaan melalui proses restrukturisasi keuangan, Krakatau Bandar Samudera (KBS)\/Krakatau International Port (KIP) sebagai anak perusahaan dari Krakatau Steel Group mengambil peran strategis dalam memastikan kesiapan rantai pasok industri baja nasional. Peran ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":44302,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-44301","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44301","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=44301"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44301\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/44302"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=44301"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=44301"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=44301"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}