{"id":39627,"date":"2026-01-30T17:03:58","date_gmt":"2026-01-30T08:03:58","guid":{"rendered":"https:\/\/asiadailies.biz\/?p=39627"},"modified":"2026-01-30T17:03:58","modified_gmt":"2026-01-30T08:03:58","slug":"peduli-sumatra-adira-finance-bantu-warga-terdampak-tanam-pohon-berakar-kuat-bersama-grup-mufg","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiadailies.biz\/?p=39627","title":{"rendered":"Peduli Sumatra: Adira Finance Bantu Warga Terdampak &amp; Tanam Pohon Berakar Kuat Bersama Grup MUFG"},"content":{"rendered":"<p><b>Bandar Lampung, Desember 2025 <\/b>\u2014 Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra,<br \/>\ntermasuk abrasi pesisir dan banjir rob di Lampung Timur, kembali mengingatkan<br \/>\nakan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan serta memperkuat ketahanan<br \/>\nmasyarakat. Sebagai bentuk kepedulian sekaligus komitmen keberlanjutan, <b>PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira<br \/>\nFinance) <\/b>bersama entitas dalam <b>Grup MUFG <\/b>melaksanakan<br \/>\n<b>penanaman 2.000 pohon<br \/>\nberakar kuat <\/b>di kawasan <b>Taman Nasional Way Kambas<\/b>.<\/p>\n<p>Jenis pohon berakar kuat yang ditanam meliputi <b>laban, rotan,<br \/>\ndurian, alpukat, meranti, salam, dan<br \/>\nberasan<\/b>. Tanaman-tanaman ini dipilih karena memiliki<br \/>\nperan strategis dalam memperkuat struktur tanah, meningkatkan daya serap air,<br \/>\nserta menjaga keseimbangan ekosistem darat sebagai penyangga kawasan<br \/>\nkonservasi.<\/p>\n<p>Selain menghadirkan inisiatif pemulihan lingkungan, <b>Adira Finance<br \/>\njuga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah<br \/>\nSumatra<\/b>, sebagai bagian dari upaya pemulihan sosial dan lingkungan yang dilakukan secara menyeluruh.<\/p>\n<p><b>Awal Diyananda selaku Head of HCGA Share Service Adira Finance <\/b>menyampaikan bahwa<br \/>\naksi ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan<br \/>\nmasyarakat. <i>\u201cBencana hidrometeorologi yang semakin sering<br \/>\nterjadi di Sumatra menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan berdampak langsung<br \/>\npada kehidupan masyarakat. Penanaman 2.000 pohon berakar kuat ini merupakan<br \/>\nupaya jangka panjang untuk memperkuat ekosistem dan menjaga ruang hidup<br \/>\nmasyarakat di sekitarnya.\u201d <\/i>ujarnya.<\/p>\n<p>Sebagai<br \/>\nsimbol sinergi dan peringatan perjalanan 35 tahun Adira Finance, perusahaan<br \/>\njuga menyerahkan hibah 35 bibit pohon endemik kepada masing-masing entitas MUFG<br \/>\nGroup sebagai komitmen kolektif untuk menghadirkan perubahan berkelanjutan.<\/p>\n<h1><a><\/a>Pemulihan Ekosistem<br \/>\nWay Kambas: Lokasi<br \/>\nPrioritas Konservasi\u00a0<\/h1>\n<p>Taman<br \/>\nNasional Way Kambas merupakan kawasan konservasi penting yang menghadapi<br \/>\ntekanan akibat perubahan iklim dan degradasi lingkungan. Berkurangnya vegetasi<br \/>\npenyangga di sejumlah titik<br \/>\nberkontribusi pada meningkatnya risiko banjir dan penurunan kualitas habitat<br \/>\nsatwa liar.<\/p>\n<p>Penanaman <b>pohon berakar kuat <\/b>menjadi<br \/>\nintervensi strategis untuk memulihkan kawasan tersebut. Akar yang dalam dan<br \/>\nkokoh membantu <b>menahan erosi, memperkuat struktur tanah, serta meningkatkan daya serap air<\/b>, sehingga mengurangi risiko banjir. Vegetasi ini juga berperan penting<br \/>\ndalam menjaga kualitas lingkungan dan mendukung keberlangsungan berbagai satwa<br \/>\nliar, termasuk <b>gajah sumatra dan spesies endemik lainnya<\/b>.<\/p>\n<p>Selain itu, pohon berakar kuat juga berkontribusi dalam <b>penyerapan<br \/>\nkarbon dan mitigasi perubahan iklim<\/b>, sehingga<br \/>\nmendukung upaya jangka panjang pemulihan ekosistem Way Kambas sebagai kawasan<br \/>\nprioritas konservasi dan ekowisata berkelanjutan.\u00a0<\/p>\n<h1><a><\/a>Bagian dari Program Sayang Bumiku yang Telah Berjalan<br \/>\nSejak 2020\u00a0<\/h1>\n<p>Kegiatan penanaman<br \/>\npohon ini merupakan bagian dari program keberlanjutan Adira Finance yaitu <b>Sayang Bumiku<\/b>, yang telah berjalan sejak tahun 2020 dan<br \/>\nberfokus pada pengurangan emisi serta mitigasi dampak lingkungan.<\/p>\n<p><b>Sepanjang<br \/>\ntahun 2025, program Sayang Bumiku telah menanam lebih dari 3.000 pohon <\/b>di hutan pesisir,<br \/>\narea konservasi, dan wilayah prioritas lainnya. Selain penanaman pohon, program ini meliputi berbagai inisiatif<br \/>\nuntuk mendorong pengurangan emisi karbon melalui:\u00a0<\/p>\n<p>\u25cf Pemasangan panel surya pada sejumlah kantor cabang<\/p>\n<p>\u25cf Pengujian emisi kendaraan untuk<br \/>\nmasyarakat<\/p>\n<p>\u25cf Pembelian <i>Renewable Energy<br \/>\nCertificate <\/i>(REC)<\/p>\n<p>\u25cf Pembelian <i>carbon credit<br \/>\n\/ carbon offset<\/i><\/p>\n<p>\u25cf Pengembangan SPKLU (Stasiun Pengisian<br \/>\nKendaraan Listrik Umum)<\/p>\n<p>\u25cf Kolaborasi lintas entitas bersama<br \/>\nMUFG Bank, Bank Danamon, Zurich<br \/>\nIndonesia, dan Home Credit<br \/>\nIndonesia\u00a0<\/p>\n<p>Pada tahun 2025, total pendanaan yang dialokasikan Adira<br \/>\nFinance untuk program Sayang Bumiku mencapai lebih dari Rp500 juta.\u00a0<\/p>\n<h1><a><\/a>Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak<br \/>\nBencana di Sumatra<\/h1>\n<p>Selain pemulihan lingkungan, <b>Adira Finance juga menyalurkan<br \/>\nbantuan kemanusiaan dengan total nilai Rp<\/b><b>8<\/b><b>50 juta <\/b>bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra. Bantuan ini<br \/>\ndisalurkan sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat pascabencana.<\/p>\n<p>Dari total bantuan tersebut, <b>Rp<\/b><b>7<\/b><b>50 juta<br \/>\ndialokasikan untuk Provinsi Aceh<\/b><b> <\/b>\u00a0bekerja sama dengan Zurich dan<br \/>\nIncreso, sementara <b>Rp100 juta disalurkan untuk<br \/>\nProvinsi Sumatera Barat <\/b>melalui kolaborasi dengan <b>BAZNAS<br \/>\nRepublik Indonesia (BAZNAS-RI)<\/b>.<b>\u00a0<\/b><\/p>\n<h1><a><\/a>Peran<br \/>\nKaryawan dalam Mendukung Aksi Keberlanjutan\u00a0<\/h1>\n<p>Keterlibatan karyawan<br \/>\nAdira Finance menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program keberlanjutan dan kemanusiaan perusahaan. Dalam kegiatan penanaman\u00a0<b>2.000 pohon\u00a0<\/b><b>berakar<br \/>\nkuat di Way Kambas<\/b>, karyawan terlibat langsung sebagai<br \/>\nrelawan dalam proses penanaman serta edukasi lingkungan kepada masyarakat<br \/>\nsekitar.<\/p>\n<p>Peran aktif karyawan juga terlihat dalam penyaluran bantuan kemanusiaan<br \/>\nRp850 juta melalui jaringan kantor cabang, memastikan bantuan tersalurkan<br \/>\nsecara <b>cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan<\/b>.<\/p>\n<p>Komitmen internal ini tercermin dari diraihnya <b>Stellar<br \/>\nWorkplace Recognition in Employee Commitment 2025<\/b>,<br \/>\nsebagai pengakuan atas kuatnya semangat kolaborasi dan kepedulian karyawan<br \/>\ndalam mendukung berbagai inisiatif perusahaan.\u00a0<\/p>\n<h1><a><\/a>Komitmen Jangka Panjang\u00a0<\/h1>\n<p>Kolaborasi Adira Finance dengan MUFG Group menjadi pilar<br \/>\npenting dalam memperkuat implementasi program keberlanjutan yang memberikan<br \/>\nmanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.<\/p>\n<p><i>\u201cKeberlanjutan bagi kami bukan hanya komitmen bisnis, tetapi juga wujud<br \/>\ntanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat. Dengan semangat Langkah Baru<br \/>\nBersama Sahabat, kami bersama seluruh entitas grup MUFG terus mendorong berbagai<br \/>\ninisiatif lingkungan dan bantuan<br \/>\nkemanusiaan yang memberikan dampak positif secara berkelanjutan.\u201d <\/i>tutup <b>Awal.<\/b><\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/www.vritimes.com\/id\/articles\/81ed0d36-4fe5-11ee-b42f-0a58a9feac02\/095b7f6e-629b-42ab-ba16-29bed9813572\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung, Desember 2025 \u2014 Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, termasuk abrasi pesisir dan banjir rob di Lampung Timur, kembali mengingatkan akan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan serta memperkuat ketahanan masyarakat. Sebagai bentuk kepedulian sekaligus komitmen keberlanjutan, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) bersama entitas dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39628,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-39627","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39627","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39627"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39627\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39628"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39627"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39627"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39627"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}