{"id":39381,"date":"2026-01-26T17:03:59","date_gmt":"2026-01-26T08:03:59","guid":{"rendered":"https:\/\/asiadailies.biz\/?p=39381"},"modified":"2026-01-26T17:03:59","modified_gmt":"2026-01-26T08:03:59","slug":"binus-university-bekasi-gelar-research-roadmap-session-living-lab-greening-corridors-indonesia-netherlands","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiadailies.biz\/?p=39381","title":{"rendered":"BINUS University Bekasi Gelar Research Roadmap Session Living Lab Greening Corridors Indonesia\u2013Netherlands"},"content":{"rendered":"<p>BINUS University Kampus Bekasi menjadi tuan rumah<br \/>\npenyelenggaraan <i>Research Roadmap Session Living Lab Greening Corridors<br \/>\nIndonesia\u2013Netherlands (LLGCI-NL)<\/i>, sebuah forum kolaboratif internasional<br \/>\nyang mempertemukan akademisi, industri, dan pemerintah dari Indonesia dan<br \/>\nBelanda dalam rangka merumuskan peta jalan riset bersama di bidang logistik<br \/>\nberkelanjutan.<\/p>\n<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama <i>Triple<br \/>\nHelix<\/i> antara perguruan tinggi, sektor industri, dan institusi pemerintah<br \/>\nuntuk mendorong inovasi di sektor logistik melalui pendekatan <i>living lab<\/i>,<br \/>\nyaitu riset yang dilakukan langsung pada konteks dunia nyata dengan melibatkan<br \/>\npara pemangku kepentingan.<\/p>\n<p>Acara dibuka dengan sambutan dari BINUS University,<br \/>\ndilanjutkan dengan <i>keynote speech<\/i> dari Badan Riset dan Inovasi Nasional<br \/>\n(BRIN) serta HAN University of Applied Sciences, Belanda. Dalam paparannya,<br \/>\nBRIN menekankan pentingnya penerapan <i>green logistics<\/i> sebagai respons<br \/>\nterhadap tingginya kontribusi sektor transportasi terhadap emisi karbon di<br \/>\nIndonesia, yang mencapai sekitar 19,2% dari total emisi nasional. Praktik<br \/>\nlogistik hijau dinilai krusial untuk mendukung pencapaian <i>Sustainable<br \/>\nDevelopment Goals<\/i> (SDGs), khususnya SDG 12 (Responsible Consumption and<br \/>\nProduction) dan SDG 13 (Climate Action).<\/p>\n<p>Sementara itu, perwakilan dari HAN University of Applied<br \/>\nSciences, Erik van Zanten, memaparkan peluang pendanaan riset dari skema<br \/>\nEU\u2013ASEAN yang mendukung model kolaborasi <i>Triple Helix<\/i>, khususnya pada<br \/>\nbidang <i>Technical and Vocational Education and Training (TVET)<\/i>. Skema ini<br \/>\nmembuka peluang pendanaan hingga \u20ac180.000 untuk proyek-proyek riset terapan<br \/>\nyang berfokus pada infrastruktur logistik, <i>green logistics<\/i>, dan <i>smart<br \/>\nlogistics<\/i>.<\/p>\n<p>Melalui sesi <i>project mapping<\/i> dan diskusi kelompok,<br \/>\npara peserta merumuskan tiga <i>grand themes<\/i> utama, yaitu Infrastructure<br \/>\nOptimization, Green Logistics, dan Smart Logistics. Ketiga<br \/>\ntema ini diharapkan menjadi fondasi pengembangan riset kolaboratif selama tiga<br \/>\ntahun ke depan (2026\u20132028), dengan fokus pada isu-isu utama seperti tingginya<br \/>\nbiaya logistik nasional, rendahnya adopsi teknologi, fragmentasi rantai pasok,<br \/>\nserta tantangan emisi karbon dan keberlanjutan lingkungan.<\/p>\n<p>Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan <i>signing<br \/>\nceremony<\/i> sebagai simbol komitmen para anggota konsorsium LLGCI-NL dalam<br \/>\nmengimplementasikan peta jalan riset yang telah disepakati bersama. Kegiatan<br \/>\nini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem riset<br \/>\nlogistik berkelanjutan serta meningkatkan daya saing sektor logistik Indonesia<br \/>\ndi tingkat global.<\/p>\n<p>Dengan pendekatan <i>living lab<\/i>, LLGCI-NL tidak hanya<br \/>\nberfokus pada pengembangan riset, tetapi juga pada pelibatan aktif mahasiswa<br \/>\nmelalui tesis, magang, studi kasus, dan proyek terapan, sehingga mampu<br \/>\nmenjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan kebutuhan industri secara<br \/>\nnyata.<\/p>\n<p><b>Tentang LLGCI-NL<\/b><br \/>\nLiving Lab Greening Corridors Indonesia\u2013Netherlands (LLGCI-NL) merupakan<br \/>\ninisiatif kolaboratif internasional yang bertujuan mengembangkan solusi<br \/>\ninovatif di bidang logistik berkelanjutan melalui kerja sama antara<br \/>\nuniversitas, industri, dan pemerintah di Indonesia dan Belanda. Inisiatif ini<br \/>\nberfokus pada penguatan infrastruktur logistik, transisi energi, digitalisasi,<br \/>\nserta pengurangan emisi karbon dalam rantai pasok. Inisiatif ini digaungi oleh<br \/>\nempat <i>founding fathers <\/i>yaitu Binus University melalui Business<br \/>\nManagement program di kampus Binus @Bekasi, HAN University of Applied Sciences,<br \/>\nBelanda, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Cikarang Dry Port. Berbagai<br \/>\ninstitusi pendidikan, pemerintah serta industri telah bergabung sebagai anggota<br \/>\ndari <i>living lab<\/i> ini demi memajukan rantai pasok berkelanjutan di<br \/>\nIndonesia. <\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/www.vritimes.com\/id\/articles\/7f6a0629-82c4-11ee-b831-0a58a9feac02\/a6800f4b-767d-4b39-b1e5-35a9ac8a958c\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BINUS University Kampus Bekasi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Research Roadmap Session Living Lab Greening Corridors Indonesia\u2013Netherlands (LLGCI-NL), sebuah forum kolaboratif internasional yang mempertemukan akademisi, industri, dan pemerintah dari Indonesia dan Belanda dalam rangka merumuskan peta jalan riset bersama di bidang logistik berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39382,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-39381","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39381","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39381"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39381\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39382"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39381"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39381"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiadailies.biz\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39381"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}